Tag

, , ,

Tulisan ini telah diterbitkan di kompasiana

Seharian tadi saya menjadi pelanggan setia di SAMSAT Kota Padang, Sumatera Barat. Diawali dengan sambutan manis dua orang dara cantik di loket pendaftaran rasanya urusan mutasi mobil akan berjalan mulus. Dari loket pendaftaran langkah selanjutnya membeli STNK dan BPKB (aturan baru balik nama kendaraan diikuti penggantian BPKB). Disini mulai terjadi sedikit masalah, loket belum dibuka karena sedang ada pemeriksaan oleh BPK. Klien mulai menumpuk di loket ini.

Pukul 11.00 WIB baru loket dibuka dan petugas dengan cekatan menyelesaikan tumpukan berkas di loketnya. Dalam waktu 10 menit berkas saya dikembalikan lengkap dengan resi pembelian BPKB, STNK dan TNKB. Proses selanjutnya di Loket 1B untuk mendapatkan nomer kendaraan dan nomer BPKB, kita mendapatkan resi untuk pengambilan BPKB baru di direktorat Lalu Lintas di jalan Nipah. Nah, selanjutnya berkas kita sudah masuk dalam sistem mereka, artinya tidak kita tenteng lagi.

Pukul 12.00 – 13.00 WIB jam istirahat kantor. Pukul 13.00 WIB tepat aktivitas pekerjaan di kantor ini mulai kembali, mereka tepat waktu. Pukul 13.15 WIB nomer baru mobil saya terpanggil di loket penyerahan resi pembayaran STNK. Pukul 13.20 saya sudah menyelesaikan proses pembayaran STNK di Kasir. Proses selanjutnya adalah pencetakan STNK dan TNKB, disinilah kekesalan bermula. Dengan manisnya saya berdiri di depan loket penyerahan STNK, menit di menit berlalu nomer kendaraan saya belum juga dipanggil. Dengan jelas kita lihat ada orang-orang yang (bukan bekerja di kantor SAMSAT) dengan mudahnya keluar masuk ke dalam loket tersebut dengan tumpukan berkas-berkas dan dalam waktu yang tidak terlalu lama keluar lagi dengan kertas2 STNK dan plastiknya ditangan.

Pukul 14.30 karena belum juga dipanggil saya mencoba menanyakan kepada petugas di loket tersebut, dengan wajah penuh peduli si Bapak (sepertinya kepala di loket tersebut) menanyakan kepada anggotanya dan dijawab berkas saya belum sampai, Ahayy. Pukul 15.15 nomer saya belum juga dipanggil, dan saya coba menanyakan kepada salah sorang petugas yang feeling saya mengatakan orangnya ramah, baik hati dan tidak sombong (hehe) dan ternyata…….. berkas saya tergeletak dengan penuh harap di meja pencetakan STNK. Dan memang kantor SAMSAT Kota Padang yang telah memperoleh ISO ini dengan cekatan menjalankan fungsinya, 10 menit berikutnya STNK sudah berpindah tangan ke (tangan saya).

Dalam prosedur pelayanannya yang terpampang pada bilboard besar di depan kantor SAMSAT Kota Padang, waktu pengurusan mutasi kendaraan dari luar daerah selama 59 menit.

Pesan moralnya : Pandai-pandailah mencari pertolongan di Negeri ini.